Produk & Solusi
Sumber daya

Guides

Email marketing untuk pemula: dari list pertama sampai hasil pertama

Email masih menjadi salah satu cara paling langsung untuk menjangkau orang yang sudah mengenal bisnis Anda. List itu milik Anda, Anda yang menentukan kapan mengirim, dan tidak ada algoritma yang memutuskan siapa yang melihat pesan Anda. Panduan ini memandu langkah pertama, dari mengumpulkan subscriber pertama sampai membaca laporan pertama.

1. Mulai dengan izin

Kirim email hanya kepada orang yang memang ingin mendengar kabar dari Anda. List kecil berisi orang yang mendaftar dengan sengaja lebih berharga daripada list panjang yang dikumpulkan tanpa persetujuan: mereka membuka, mengklik, dan jarang menandai Anda sebagai spam.

  • Pasang formulir pendaftaran di website dan hubungkan ke sebuah list, supaya setiap subscriber baru otomatis masuk ke tempat yang tepat.
  • Aktifkan double opt-in agar orang mengonfirmasi alamatnya sebelum ditambahkan.
  • Jelaskan apa yang akan mereka terima dan seberapa sering, tepat di samping formulir.

Di Flashmail, Anda mendesain formulir, menghubungkannya ke list, dan menambahkan potongan kode kecil di situs. Lihat Formulir Pendaftaran & Pelacakan Website.

2. Jaga list tetap rapi

Saat list bertambah, Anda akan ingin mengirim pesan berbeda ke orang yang berbeda. Tag dan segmen memungkinkan itu tanpa membuat puluhan list.

  • Tag memberi label pada kontak, misalnya berdasarkan minat atau tempat mereka mendaftar.
  • Segmen mengelompokkan kontak berdasarkan data atau perilakunya, misalnya semua orang di satu kota atau semua yang baru-baru ini mengklik.

3. Kirim kampanye pertama

Buat yang pertama tetap sederhana: satu pesan yang jelas, satu tombol utama.

  1. Pilih template atau mulai di builder drag-and-drop.
  2. Tulis subjek yang menjelaskan isinya. Jelas lebih baik daripada sekadar unik.
  3. Gunakan personalisasi bila membantu, misalnya nama depan subscriber.
  4. Kirim email uji ke diri sendiri dan periksa di ponsel.
  5. Kirim sekarang, atau jadwalkan pada waktu audiens Anda biasanya membaca email.

Belum yakin subjek mana yang paling efektif? A/B test mengirim dua versi ke sebagian list dan memakai versi pemenang untuk sisanya. Lihat Kampanye Email.

4. Baca laporannya

Setiap kampanye punya laporannya sendiri. Perhatikan:

  • Terkirim: berapa email yang sampai ke server penerima.
  • Dibuka dan diklik: berapa orang yang terlibat, dan link mana yang mereka pilih.
  • Berhenti berlangganan, bounce, dan dilaporkan sebagai spam: tanda bahwa list atau pesannya perlu diperhatikan.

Bandingkan kampanye dari waktu ke waktu, jangan menilai satu pengiriman saja. Lihat Analitik & Laporan.

5. Biarkan automation mengurus yang rutin

Setelah dasarnya berjalan, otomatiskan email yang biasanya Anda kirim manual: rangkaian sambutan untuk subscriber baru, ucapan ulang tahun, atau pengingat keranjang yang ditinggalkan. Lihat Otomatisasi Marketing.

Daftar periksa singkat

  • Formulir pendaftaran di website, terhubung ke list
  • Double opt-in aktif
  • Kampanye pertama dengan satu tujuan yang jelas
  • Email uji sudah dicek di ponsel
  • Melihat laporan beberapa hari kemudian

Semua ini bisa Anda coba di paket gratis Flashmail. Buat akun gratis.